Kira-kira 500 tahun yang lalu sebelum masehi,terjadi sebuah kejadian yang penuh kontoversi. Pada saat itu aku dan temanku edi yang diragukan tingkat kewarasannya,berencana untuk mancing di sungai,dengan membawa perlengkapan mandi lengkap dengan gayung (mancing om,bukan mandi),oiya..dengan perlengkapan macing.setelah survey tempat yang PW (Posisi Wennak),didapatkan sebuah posisi di bawah pohon mangga,dan proses perpancingan(????) segala dimulai.Satu jam berlalu tak seekor ikan pun yang di dapat,tapi kami tetap sabar, Setelah Dua jam berlalu tak dapat seekor ikan pun,kami mulai gelisah,dengan penuh emosi kami angkat pancing dari sungai dan ternyata kita lupa tidak pakai umpan tapi cuma kail doang (Gelodaakk!!!!!) hehehe,maklumlah amatir (bukan amatir itu,tapi BEGO),mungkin ikannya di bawah air lagi gosipin kita gini "cowok keren,mancing disungai,peralatan lengkap,tapi pas mancing gak pakai umpan #bikin_ilfil ".
Akhirnya kami melanjutkan mamancing tersebut tidak lupa degan umpan yang sudah terpasang di kail, sambil menunggu ikan makan umpan kita (ikannya udah ilfil bro),tak disangka sebuah mangga jatuh tepat di depanku,dan ternyata temanku sudah nangkring di pohon seperti monyet purbakala sambil makan mangga, imanku pun goyah,pancing aku tinggalkan,dengan bakat maling buah yang aku punya (what???) tidak perlu waktu lama,aku sudah sampai di atas pohon. dan penjarahan buah mangga pun kami lakukan sambil duduk santai di ranting pohon (nah..mirip monyetkan?).
Tak berapa lama,dari jauh keihatan ada seseorang berjalan sambil bawa cangkul di pundaknya,kita pun santai tak pedulikan orang tersebut,mungkin itu petani yang mau ke sawah pikir kita, tapi setelah orang itu dekat dengan posisi kita (nangkring di pohon),baru kelihatan itu pak kyai dan kita baru nyadar pohon mangga ini berdiri tepat di sawah pak kyai.temanku yang sudah terlalu kaget langsung terjun dari pohon,dan sialnya dia,celananya nyangkut di salah satu ranting,akhirnya celananya sobek pas dia terjun dari pohon itu. aku yang juga kaget ikut terjun tanpa melihat posisi temenku di bawah,akhirnya aku jatuh tepat diatas temenku (sudah kayak adegan sirkus),temenku jatuh tersungkur sambil nutupin celananya yang sobek dan menahan sakit dengan rintihan.tak butuh waktu lama kita lari tebirit-birit kayak maling saja (emang maling) pancing pun kita tinggalkan.pak kyai yang melihat pertunjukan sirkus itu pun hanya tersenyum.
"Ingat Pak Kyai ada bukan saat kita ngaji saja,tapi juga saat kita nyolong mangga"..Waspadalah...Waspadalah !!!!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar